24 Juli 2024

MTsN 5 KEDIRI

Jl. Marabunta Balong Ringinrejo

AUDIT EMIS MTsN 5 KEDIRI TANPA KENDALA

2 min read

(Kab. Kediri: MTsN 5 Kediri) – Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM-P) atau Education Management Information System (EMIS) adalah sistem informasi data yang dikembangkan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. EMIS menjadi pusat pendataan bagi lembaga-lembaga di bawah naungan Kementerian Agama seperti RA dan Madrasah, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Sebagai pusat pendataan, EMIS telah berkembang dengan berbagai format mulai dari pendataan EMIS dengan menggunakan isian kertas, yang kemudian berkembang menjadi aplikasi desktop, hingga EMIS online.

Sejak tahun 2021 mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai digulirkan untuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan. Saat ini tengah melakukan revitalisasi dan pengembangan untuk menghadirkan sistem yang lebih baik dan lebih andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir serta beberapa terobosan baru.

Keberadaan EMIS 4.0 ini merupakan upaya Kemenag untuk menghadirkan data pendidikan keagamaan yang valid, terpercaya, dan andal. Pengembangan EMIS 4.0 ini juga diharapkan akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Sebagai upaya ke tujuan tersebut, Kementerian Agama telah menggelar audit akurasi data EMIS di madrasah-madrasah sample seluruh Indonesia.

Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Kediri menjadi salah satu madrasah tujuan audit EMIS 4.0 di antara 21 satuan kerja pendidikan di Kabupaten Kediri. Didampingi oleh Kasi Pendma Kankemenag Kabupaten Kediri, Abdullah Rosyaad dan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Kediri, Fikrotul Azizah survei emis dimulai sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Ikfakhrul Sofyan selaku operator EMIS Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 bersama Ivan Agus Fauzi menjawab semua pertanyaan auditor dengan lancar disertai dengan bukti yang real. Dikatakan oleh Rensi Mei Nandini selaku auditor, bahwa audit ini dilakukan untuk mengetahui akurasi data EMIS yang di-entre dengan kenyataan di lapangan. Sekaligus untuk menemukan kendala-kendala yang terjadi di lapangan berkaitan dengan pemutakhiran data EMIS di madrasah. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Slot Gacor Hari Ini